Opsiberita.com - Amarah warga Desa Tabuyung memuncak. Sejumlah emak-emak bersama warga lainnya membakar rumah yang diduga milik pengedar narkoba, Selasa (16/12/2025). Aksi tersebut merupakan luapan keresahan masyarakat atas maraknya peredaran narkoba di wilayah itu.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, aksi pembakaran tersebut bukan tanpa alasan. Emosi warga tersulut setelah di dalam dua unit rumah yang sebelumnya telah lama dicurigai ditemukan kaca pirex dan bong yang diduga merupakan alat penghisap sabu.
“Kami ini ibu-ibu, kami takut anak-anak kami rusak. Di dalam rumah itu ditemukan alat-alat yang diduga untuk sabu,” ujar salah seorang emak-emak yang ikut dalam aksi.
Kasi Pemerintahan Desa Tabuyung, Wahid Alkindi Tanjung SH membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menuturkan, dalam kejadian itu dua unit rumah dibakar, sementara empat rumah lainnya dirusak massa dengan lemparan batu.
“Aksi ini dipicu emosi warga yang sudah lama resah terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan desa,” kata Wahid saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Menurut Wahid, sebelum kejadian, pemerintah desa bersama masyarakat menggelar acara tolak bala dan makan bersama di tepi pantai. Dalam kesempatan tersebut, sejumlah ibu-ibu menyampaikan aspirasi dan keresahan mereka terkait maraknya peredaran narkoba di desa.
Menanggapi aspirasi tersebut, pihak pemerintah desa meminta waktu 1x24 jam untuk bermusyawarah dan mengambil keputusan serta langkah yang akan dilakukan. Namun, permintaan itu ditolak oleh para kaum ibu yang menilai peredaran narkoba sudah semakin meresahkan.
“Emak-emak pengajian menolak. Mereka meminta aksi dilakukan hari itu juga, hingga akhirnya terjadi pembakaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, api sempat membesar dan menghanguskan sebagian bangunan rumah sebelum akhirnya padam akibat hujan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materi diperkirakan cukup besar.
Sementara itu, kaca pirex dan bong yang ditemukan telah diserahkan oleh warga kepada pihak kepolisian setempat sebagai barang bukti.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami kepemilikan rumah serta barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian. (AFSIR)
