Opsiberita.com - Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PMII) Mandailing Natal ( Madina) mendesak Kapolres AKBP Bagus Prindy agar secepatnya menetapkan tersangka terkait kasus tewasnya pekerja tambang ilegal di Desa Muara Pungkut kecamatan Kotanopan beru - baru ini.
"Demi keadilan dan kepastian hukum, kami dari Mahasiswa Madina yang tergabung dalam PMII mendesak Kapolres Madina Bagus Priandy agar segera menetapkan tersangka dalam kasus pristiwa tewasnya pekerja tambang ilegal di Kotanopan", ucap Ketua PMII Madina Abdul Rahman Hasibuan melalui sambungan telepon,Kamis (12/2/2026).
Menurutnya, peristiwa ini murni kelalaian sehingga menyebabkan terjadinya korban baik meninggal dunia maupun luka - luka.
" Karena itu harus ada bertanggungjawab secara hukum sehingga ke depan ini dapat menjadi pembelajaran bagi yang lain."jelasnya.
Rahman biasa dipanggil menyebutkan, meski ada perdamaian dan keluarga korban juga sudah mendapatkan santunan namun tetap harus ada pertanggungjawaban hukum terkait peristiwa itu.
" Harus tetap ada pertanggung-jawaban hukum, hukum harus tetap ditegakkan", tegasnya.
Karena itu dia meminta siapa pun yang terlibat harus dimintai pertanggungjawaban secara hukum, agar kejadian seperti ini tidak jadi preseden buruk ke depannya dan malah dianggap hal yang biasa.
Sebelumnya diberitakan,Tiga warda Desa Hutadangka kecamatan Kotanopan menjadi korban tertimbun longsor lobang tambang ilegal milik seseorang bernama Jaya,Satu meninggal dunia Budi Hartono (49) dan telah dilakukan dilakukan visum, sedang Musdi Lubis (50) mengalami luka berat (patah kaki) sedang Ahmad Sarif (30) Luka-luka/lecet.
Peristiwa naas yang menimpa para korban terjadi Sabtu (31/1) lalu, saat ketiganya bekerja di lobang penambangan jenis Dongfeng milik Jaya di kawasan Muara Tagor Desa Muara Pungkut kecamatan Kotanopan.
Saat itu sebagian wilayah di Kabupaten Madina mengalami hujan, termasuk Kotanopan.Meski hujan, para korban tetap melakukan aktifitas tambang mencari emas di antara butiran - butiran pasir dan bebatuan.
Namun tiba - tiba tumpukan pasir mengalami longsor dan menimpa para korban,Budi Hartono tidak terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia, sedang dua temannya mengalami luka - luka.(AFSIR)
