Tambang Ilegal Kembali Ambil Korban,Polres Madina Tak Dapat Dikonfirmasi


Opsiberita.com
  - Aktivitas tambang ilegal di wilayah kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali menelan korban jiwa. 

Tiga warga Desa Hutadangka Kecamatan Kotanopan menjadi korban tertimbun longsor lobang tambang ilegal milik seorang bernama Jaya.

Satu meninggal  dunia yakni Hartono (49) dan telah dilakukan dilakukan visum, sedang Musdi Lubis (50) mengalami luka berat (patah kaki) sedang Ahmad Sarif (30) Luka-luka dan lecet.

Peristiwa nabas yang menimpa para korban terjadi Sabtu (31/1) lalu, saat ketiganya bekerja di lobang penambangan jenis Dongfeng milik Jaya di kawasan Muara Tagor Desa Muara Pungkut kecamatan Kotanopan. 

Saat itu sebagian wilayah di Kabupaten Madina mengalami hujan, termasuk Kotanopan.Meski hujan, para korban tetap melakukan aktifitas tambang mencari emas di antara butiran - butiran pasir dan bebatuan. 

Namun tiba - tiba tumpukan pasir mengalami longsor dan menimpa para korban,Budi Hartono tidak terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia, sedang dua temannya mengalami luka - luka. 

Bagaimana penanganan terkait peristiwa tersebut,Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy yang dihubungi lewat aplikasi pesan whatsapp meminta agar dapat menghubungi Kasi Humas AKP Megawati. 

Namun sejak pagi hingga lepas zuhur, Humas Polres Madina AKP Megawati yang berulang kali ditelepon dan dihubungi lewat pesan whatsapp tidak berhasil. 

Padahal panggilan telepon dipastikan berdering dan pesan whatsapp juga tampak menunjukkan ceklis 2 dan dinyatakan masuk. 

Sementara, pemilik tambang, Jaya yang disebut - sebut berasal dari Batang Natal berupaya dihubungi juga hingga saat ini tidak berhasil,pesan whatsapp yang dikirimkan hanya terlihat ceklis satu. 

Hingga berita ini dikirimkan ke redaksi,yakni pukul 13.43 WIB, baik Humas Polres Madina maupun  pemilik tambang tidak dapat dihubungi.(ob/afsir)

Lebih baru Lebih lama

Iklan

Formulir Kontak