Opsiberita.com – Senja di Lapangan Mini Soccer Komplek MMTC Pancing, Medan, Senin (6/4/2026), terasa berbeda.
Bukan sekadar pertandingan, laga persahabatan antara Forum Wartawan Hukum (Forwakum) melawan APDESI (Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia) Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang ini berubah menjadi ajang silaturahmi yang hangat dan penuh canda.
Sejak peluit awal dibunyikan sekitar pukul 18.00 WIB, kedua tim langsung bermain terbuka. Meski bertajuk persahabatan, tensi pertandingan tetap terasa. Saling serang pun tak terelakkan, seolah tak ada yang ingin kalah meski tetap dibalut suasana santai.
Tim Forwakum yang merupakan gabungan dari Forwakum Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dan Forwakum Sumut tampil cukup padu.
Mereka tampak sudah saling memahami pergerakan satu sama lain, meski datang dari latar belakang daerah yang berbeda.
Di sisi lain, tim APDESI Percut Sei Tuan juga tak kalah menarik. Camat Percut Sei Tuan Muhammad Kennedy Tarigan turun langsung ke lapangan bersama para kepala desa dan lurah.
Kehadirannya bukan hanya sebagai pemimpin wilayah, tapi juga sebagai rekan setim yang ikut berjuang di lapangan hijau.
Beberapa kali, Camat Kennedy menunjukkan kelasnya. Ia mampu menembus lini tengah Forwakum dan menciptakan peluang. Namun, pertahanan rapat Forwakum membuat setiap upayanya belum berbuah gol.
Justru Forwakum yang lebih efektif. Lewat serangan balik cepat, mereka berhasil mencetak dua gol di babak pertama dan menutup paruh laga dengan keunggulan 2-0.
Usai jeda Magrib, suasana semakin cair. Para pemain kembali ke lapangan dengan energi baru. Tawa dan teriakan semangat terdengar bersahut-sahutan dari pinggir lapangan.
Memasuki babak kedua, Camat Kennedy kembali memimpin serangan. Bakat sepakbola yang ia miliki sejak kecil terlihat jelas. Ia tak segan turun membantu pertahanan sekaligus mendorong serangan timnya.
Namun malam itu seolah milik Forwakum. Serangan demi serangan yang mereka bangun berujung manis. Delapan gol tambahan berhasil mereka sarangkan ke gawang APDESI.
Satu gol hiburan akhirnya tercipta untuk APDESI lewat sepakan keras Kepala Desa Medan Estate, Asdat Lubis. Gol itu disambut sorak sorai, bukan hanya dari timnya, tapi juga dari lawan yang ikut mengapresiasi.
Skor akhir 10-1 memang menunjukkan dominasi Forwakum, namun hasil bukanlah inti dari pertemuan ini. Usai peluit panjang, para pemain langsung saling bersalaman, tertawa, dan berfoto bersama tanpa sekat.
“Ini bukan soal menang atau kalah. Kami sangat mengapresiasi kawan-kawan wartawan, khususnya Forwakum. Yang terpenting silaturahmi kita terjalin,” kata Camat Percut Sei Tuan Muhammad Kennedy Tarigan dengan senyum hangat.
Hal senada disampaikan Ketua Forwakum Sumut, Aris Rinaldi Nasution. Ia mengaku tersentuh dengan sambutan yang diberikan.
“Terima kasih kepada Pak Camat, para kepala desa, lurah dan jajaran di Kecamatan Percut Sei Tuan. Kebersamaan seperti ini yang kami harapkan terus terjaga,” ucap Aris.
Kebersamaan itu pun berlanjut di luar lapangan. Usai pertandingan, seluruh pemain diajak ngopi santai di kawasan Medan Estate. Suasana semakin hangat ketika diketahui Kepala Desa Sambirejo Timur, M Arifin, tengah berulang tahun ke-34.
Di tengah tawa dan obrolan ringan, tak ada lagi sekat antara wartawan dan aparatur desa. Malam itu, yang tersisa hanyalah cerita, keakraban, dan harapan agar kebersamaan seperti ini terus berulang di masa mendatang. (ob/adm)
