Napi Sebut Dirinya Ditumbalkan Pihak Lapas Padang Sidempuan Terkait Peredaran Narkoba


Opsiberita.com
- Dugaan  peredaran narkotika di dalam lembaga Pemasyarakatan ( Lapas) kelas IIB Padang Sidempuan terbongkar,Satnarkoba Polres Padang Sidempuan menyita 6 kilogram ganja kering sebagai barang bukti,dan menetapkan 4 orang sebagai tersangka


Peredaran narkoba di Lapas Padang Sidempuan terungkap saat pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026 pada Jumat malam, 29 Mei 2026 lalu. Operasi gabungan tersebut melibatkan unsur kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan petugas pemasyarakatan guna melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap lingkungan lapas.


Namun dari temuan tersebut memunculkan permasalahan baru, seorang warga binaan yakni Fachruddin alias Ucok memberikan pengakuan mengejutkan kepada konsultan hukumnya Jovi Andrea Bahtiar dari kantor hukum Jovi Andrea Bachtiar SH MH,menyebutkan dirinya dijadikan Tumbal seolah - olah menjadi pemilik dan pengedar ganja oleh pihak Lapas Kelas IIB Padang Sidempuan. 


" Iya benar, dari pengakuan Fachruddin Tanjung alias Ucok, ia yang kini ditetapkan tersangka bersama 3 lainnya telah menjadi korban dijadikan tumbal dalam kasus tersebut", ujar Jovi melalui sambungan telepon, Rabu (22/7/2026). 


Terkait hal itu, Ucok kata Jovi, membantah keras soal kepemilikan ganja 6 kg tersebut."Saya ini sengaja dijadikan tumbal oleh pihak lapas,soal peredaran narkoba disini, sudah lama terjadi, dan kami - kami hanya dijadikan tumbal oleh mereka", ungkap Jovi menirukan ucapan Ucok. 


Jovi Andrea Bachtiar yang juga mantan Jaksa di Kejari Padang Sidempuan mengaku telah secara resmi melaporkan kasus temuan ganja di lapas Padang Sidempuan tersebut ke Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. 


Di dalam suratnya tersebut, yang melalporkan dan mengadukan Lapas Kelas IIB Padang Sidempuan, Jovi meminta agar pihak kementerian Imipas melakukan investigasi khusus terhadap temuan ganja tersebut. 


" Jadi saya meminta kepada kementerian Imipas agar melakukan investigasi khusus terhadap temuan ganja 6 kg terkait dugaan keterlibatan oknum - oknum pejabat di lingkungan Lapas Padang Sidempuan", jelas Jovi. 


Sementara itu, terpisah Humas Lapas Kelas IIB Padang Sidempuan, David ketika dikonfirmasi terkait pengakuan telah dijadikan tumbal pun membantah. 


" Itu tidak benar bang,kami membantah, itu hasil operasi gabungan Polres Padang Sidempuan, TNI, Pemda serta kalangan Lapas sendiri,"ucapnya, Selasa kemarin,(21/7).( AFSIR)

Lebih baru Lebih lama

Iklan

Formulir Kontak