Opsiberita.com - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Medan Polonia berhasil menjuarai Football Cup 2026 yang digelar Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Medan, Sabtu (24/10/2026).
Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu. Dalam adu penalti, penjaga gawang Medan Polonia berhasil menggagalkan salah satu tendangan pemain Medan Sunggal sehingga mengantarkan timnya meraih kemenangan dan membawa pulang piala bergilir.
Pertandingan final berlangsung sengit. Kedua tim tampil agresif demi memperebutkan gelar juara dalam turnamen yang digelar untuk memperingati HUT ke-67 Pemuda Pancasila tersebut.
PAC Medan Polonia lebih dahulu unggul pada menit ke-15 melalui gol Imron, pemain bernomor punggung 30. Gol berawal dari umpan silang Afra, pemain bernomor punggung 24, yang berhasil dimanfaatkan menjadi gol.
Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan lima menit. PAC Medan Sunggal berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-20.
Skor imbang bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Medan Polonia berusaha menambah keunggulan dengan menciptakan sejumlah peluang. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Medan Polonia juga menghadapi kendala setelah Irawan, yang dipercaya sebagai eksekutor, mengalami cedera sehingga harus digantikan pemain lain.
Hingga waktu normal berakhir, kedua tim tidak mampu menambah gol. Pertandingan pun dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu yang berlangsung dalam dua babak, masing-masing selama 10 menit.
Karena skor tetap 1-1, pemenang ditentukan melalui adu penalti. Pada babak penentuan tersebut, penjaga gawang Medan Polonia berhasil menepis tendangan pemain Medan Sunggal. Penyelamatan itu menjadi salah satu momen penting dalam keberhasilan Medan Polonia memastikan gelar juara.
Piala bergilir diserahkan langsung oleh Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Medan, Muhammad Rahmaddian Shah, yang akrab disapa Dian. Dalam sambutannya, Dian mengingatkan para pemain agar menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan turnamen sebagai sarana mempererat silaturahmi.
“Harus bermain secara sportif dan tidak ada kecurangan, jadikan ajang turnamen ini silaturahmi dan memupuk kekompakan antar PAC,” ujar Dian, yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Golkar.
Rommy Van Boy Apresiasi Kekompakan Pemain
Ketua PAC Pemuda Pancasila Medan Polonia, Rommy Van Boy, SH, didampingi Sekretaris Aminurasid, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pemain, pelatih, ofisial, pendukung, serta jajaran pengurus yang telah berjuang hingga timnya meraih gelar juara.
Menurut Rommy, kemenangan tersebut merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, dan kekompakan para pemain selama mengikuti turnamen.
“Inilah hasil dari kekompakan kalian, kemenangan yang kita raih ini adalah bukti nyata kalau kalian tidak egois, dan berkat kerja keras kalian di lapangan, membawa PAC Medan Polonia juara,” ungkap Rommy, anggota DPRD Kota Medan, seusai pertandingan final.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang memberikan dukungan, khususnya masyarakat Medan Polonia yang terus menyemangati tim sepanjang turnamen.
“Terima kasih untuk semuanya. Aku atas nama pribadi bangga dengan kalian, dan mohon maaf kalau selama jalannya pertandingan ada kata-kataku yang salah ucap. Yakinlah, semua itu karena aku memang berharap kita juara,” tambahnya.
Rommy berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk terus menjaga solidaritas, loyalitas, dan semangat berprestasi melalui berbagai kegiatan positif.
Kebahagiaan para pemain dan pendukung pun ditutup dengan seruan, “POLONIA JUARA! PANCASILA ABADI!”
Diikuti 27 Tim, Football Cup Meriahkan HUT ke-67 Pemuda Pancasila
Football Cup 2026 diselenggarakan MPC Pemuda Pancasila Kota Medan untuk memperingati HUT ke-67 organisasi tersebut. Turnamen ini diikuti 27 tim yang mewakili MPC, Koti, BPH, Sapma, serta PAC Pemuda Pancasila se-Kota Medan.
Sebelumnya, turnamen dibuka secara resmi oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Medan, Muhammad Rahmaddian Shah.
Dalam pembukaan, keduanya mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan kompetisi sebagai sarana mempererat persaudaraan serta kekeluargaan antarkader.
Gelar juara yang diraih PAC Medan Polonia menjadi hasil dari perjuangan tim sepanjang turnamen. Selain menjadi pencapaian di bidang olahraga, kompetisi tersebut juga menjadi ajang memperkuat kebersamaan dan solidaritas di lingkungan Pemuda Pancasila Kota Medan.(ob/adm)
