Diperkirakan,Pemkab Madina Akan Terima Rp1,3 T Biaya Penanggulangan Bencana Sebelum Puasa


Opsiberita.com
- Pemerintah akan mengucurkan anggaran perbaikan dampak bencana alam yang melanda Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) akhir tahun 2025 lalu kurang lebih Rp.1, 3 Triliun. 


Menurut Mukhsin, setelah membuat  Kajian Kebutuhan Pasca Bencana (Jitupasna)baru kita masukkan ke Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana (R3P) kebutuhan anggarannya mencapai hampir 1,3 T, ini sudah kita laporkan kepada Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera dan kepada kementerian terkait,  kebutuhan pasca bencana yg kita laporkan sudah meliputi semua kewenangan, baik kewenangan pusat, provinsi dan kabupaten


Namun saat ini pemerintah melalui kementerian terkait masih melakukan ferivikasi dan validitasi ke lapangan untuk mensingkronkan data. 


" Dari data yang kita sampaikan terdapat angka di seputaran Rp1,3 triliun untuk penanganan, perbaikan dampak bencana yang terjadi akhir tahun lalu", ujar Bupati Madina melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD)  Mukhsin Nasution melalui sambungan telepon,Kamis pagi (5/2/2026). 


Mukhsin mengungkapkan, sesuai rencana dan harapan kita dana tersebut akan mengucur pada bulan Februari 2026."Insha Allah sebelum puasa ini",ungkap Mukhsin. 



Seperti diketahui, bencana alam yang terjadi di penghujung tahun lalu,melanda sejumlah propinsi di Sumatera, mulai dari propinsi Aceh, Sumatera Utara termasuk kabupaten Madina dan Sumatera Barat. 


Mukhsin menyebutkan,Pemkab Madina sudah selesai melakukan pendataan dan telah menyampaikan jumlah anggran yang diteruskan ke Pemerintah pusat maupun propinsi. 


" Kalau dari kita sudah kita sampaikan, ada sekitar Rp.1,3 triliun,", ucap Mukhsin. 


Menurut Mukhsin,anggaran sebesar itu akan digunakan untuk membangun relokasi perumahan di sejumlah kawasan atau yang terdampak bencana, sehingga warga terfasilitasi dengan hunian yang aman dan nyaman. 


Selain itu, dana tersebut juga meliputi oplah lahan pertanian yang rusak akibat diterjang banjir, dengan sapuan lumpur, pasir dan bebatuan. 


Kemudian lanjutnya, termasuk untuk normalisasi beberapa anak sungai, pembangunan ruas jalan, jembatan,sarana kesehatan,pendidikan dan tempat ibadah. 


Begitu juga dengan pelaku UMKM yang terdampak juga akan mendapat bantuan. 


" Insha Allah semua yang terdampak bencana akan mendapat bantuan dari pemerintah,", jelasnya.(AFSIR)

Lebih baru Lebih lama

Iklan

Formulir Kontak