Opsiberita.com – Panitia Merdang Merdem Kuta Medan 2026 mendatangi Kantor DPRD Kota Medan untuk beraudiensi dengan Ketua DPRD Kota Medan, Drs Wong Chun Sen Tarigan, Selasa (1/9/2026). Pertemuan berlangsung di ruang kerja Wong Chun Sen dan membahas persiapan serta perkembangan pelaksanaan kegiatan Merdang Merdem Kuta Medan 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Wong Chun Sen menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tahunan tersebut. Ia juga meminta panitia untuk segera melakukan audiensi dengan Wali Kota Medan terkait pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Prinsipnya saya mendukung penuh acara ini," ujar Wong Chun Sen.
Ia mengatakan, panitia perlu segera menyampaikan rencana kegiatan kepada Wali Kota Medan. Menurutnya, audiensi tersebut penting untuk menentukan jadwal dan memastikan kegiatan dapat berjalan dengan baik.
Dalam pertemuan tersebut hadir Ketua Persadaan Sembiring Pelawi Ras Anak Beruna Nusantara, Drs Freddy Pelawi dan Datuk Seri Adil Fredy Haberham Sembiring Pelawi selaku Ketua Panitia Merdang Merdem Kuta Medan 2026.
Serta didampingi Dalin Pelawi selaku Sekretaris Persadaan Pelawi, Bendahara Elimta Erliwati br Pelawi, Wakil Ketua Terkelin Pelawi, Sekretaris Panitia Merdang Merdem Vonny Iriani br Pelawi S.Psi serta Wara Sinuhaji selaku Sejarawan dan Budayawan Karo.
Datuk Seri Adil mengatakan, kedatangan mereka ke DPRD Medan merupakan bagian dari penyampaian perkembangan persiapan kegiatan kepada Ketua DPRD Medan.
“Hari ini tadi kita jumpa dengan Pak Wong Chun Sen dalam kapasitas Ketua DPRD dan juga bagian daripada keluarga kita juga untuk melaporkan progress acara untuk Merdang Merdem yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 ini,” ujarnya.
Menurutnya, panitia melaporkan sejumlah perkembangan persiapan yang telah berjalan. Saat ini, pihaknya masih menunggu surat keputusan serta jadwal pertemuan dengan Wali Kota Medan.
“Jadi kita laporkan kepada beliau progress yang sudah berjalan. Dan tadi karena kita lagi menunggu surat keputusan dan pertemuan untuk Pak Wali, maka Pak Wong Chun Sen pun tadi sangat support, mendukung, dan juga akan membantu untuk terselenggaranya acara yang kita laksanakan pada tahun ini,” katanya.
Ia menjelaskan, kepanitiaan Merdang Merdem Kuta Medan 2026 kali ini sepenuhnya dipercayakan kepada keluarga Pelawi. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari keluarga besar keturunan Guru Patimpus.
“Yang mana pada tahun ini kepanitiaannya dipegang oleh seluruhnya keluarga daripada Pelawi semua. Nah, jadi keluarga bulang kita ini, Guru Patimpus, inilah semua yang menjadi kepanitiaan di dalam acara ini,” ujarnya.
Ia juga membenarkan bahwa dirinya dipercaya menjadi Ketua Panitia Merdang Merdem Kuta Medan 2026.
“Saya dipercaya keluarga ini semua menjadi ketua panitia untuk acara Merdang Merdem ini. Yang mana saya adalah generasi ke-13 daripada bulang kita, Guru Patimpus,” katanya.
Terkait waktu pelaksanaan, ia mengatakan pihaknya telah membicarakan dan menyepakati secara awal tanggal 10 Oktober 2026 sebagai waktu yang dinilai baik untuk pelaksanaan Merdang Merdem Kuta Medan.
“Tadi secara kesepakatan untuk yang berbicara di situ, sangat bagus katanya kalau dilaksanakan nanti pada tanggal 10 bulan 10 pada tahun 2026 ini,” ujarnya.
Namun, tanggal tersebut masih harus mendapatkan persetujuan dari Wali Kota Medan. Hal itu dilakukan agar jadwal pelaksanaan dapat disesuaikan dengan agenda Wali Kota Medan.
“Itu dia. Begitu pun saya bilang ya kita minta persetujuan Pak Wali untuk menentukan tanggal, kan gitu ya. Karena untuk di-match-kan lah ini. Mudah-mudahan Pak Wali juga ada waktunya di tanggal itu sehingga ini bisa berjalan dengan baik,” katanya.
Ia menegaskan, setelah audiensi dengan Ketua DPRD Medan, pihak panitia selanjutnya akan melakukan audiensi dengan Wali Kota Medan, namun masih menunggu waktu yang ditentukan.
Ia juga menegaskan bahwa dukungan Ketua DPRD Medan terhadap kegiatan tersebut sangat kuat. Menurutnya, Wong Chun Sen tidak hanya menjabat sebagai Ketua DPRD Medan, tetapi juga memiliki hubungan kekeluargaan dengan keluarga besar Karo.
“Support, support acara ini. Dan kenapa kita datang? Karena memang kan seperti saya bilang tadi, beliau sebagai Ketua DPRD juga adalah ketua daripada masyarakat, kan gitu ya. Dan juga beliau marga Tarigan, kan gitu ya. Keluarga kita juga,” katanya.
Sementara itu, Ketua Persadaan Sembiring Pelawi Ras Anak Beruna Nusantara, Drs Freddy Pelawi, mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Medan dalam pelaksanaan Merdang Merdem Kuta Medan 2026.
“Jadi kalau kita menanggapinya dari Persada Pelawi, apa pun ceritanya Kerja Merdang Merdem Kuta Medan tahun 2026 ini, kita tetap selalu berkoordinasi kepada Wali Kota,” ujar Freddy Pelawi.
Ia menjelaskan, keberadaan Guru Patimpus memiliki kaitan erat dengan sejarah berdirinya Kota Medan. Menurutnya, Guru Patimpus merupakan pendiri Kota Medan yang harus terus diketahui masyarakat.
“Dalam hal ini, karena apa pun ceritanya, Guru Patimpus adalah pendiri Kota Medan yang perlu diketahui. Tapi, pemilik Kota Medan sekarang bukan lagi Pelawi, tapi kita bersama semuanya, semuanya,” katanya.
Ia menegaskan, meskipun Guru Patimpus merupakan pendiri Kota Medan dan berasal dari marga Pelawi, Kota Medan saat ini merupakan milik seluruh masyarakat dari berbagai suku.
Ia juga berharap pelaksanaan Merdang Merdem Kuta Medan 2026 tidak menimbulkan kesan kesukuan dan kegiatan tersebut harus tetap menjadi agenda tahunan Pemko Medan.
“Jadi di dalam hal Merdang Merdem tahun ini, yang mana dilaksanakan oleh keturunan daripada Guru Patimpus, dari marga Pelawi yang melaksanakannya, jadi harapan kita ini jangan terjadi kesukuan dan ini tetap terus berjalan setiap tahun,” katanya.
Selain itu, ia berharap panitia segera merealisasikan pelaksanaan kegiatan yang telah dipersiapkan. Ia juga menyambut baik dukungan yang diberikan Ketua DPRD Medan.
“Harapan saya sebagai Ketua Persada Pelawi, mengharapkan kepada panitia pelaksana Merdang Merdem ya segeralah dapat melaksanakan acara ini yang tadi sudah disampaikan oleh Ketua DPRD,” katanya.
Ia menambahkan, kedatangan mereka ke DPRD Medan memang bertujuan menyampaikan rencana dan hajat pelaksanaan Merdang Merdem Kuta Medan 2026 sekaligus meminta dukungan.(**)



