Opsiberita.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan menerima kunjungan Tim Uji Petik Penyusunan Pedoman Ketahanan Pangan pada Lapas dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Selasa (6/10/2026).
Tim yang dipimpin Parlindungan Siregar, A.Md.IP., S.H., M.H., disambut Kepala Lapas Kelas I Medan Fonika Affandi bersama pejabat struktural dan jajaran pegawai.
Kegiatan uji petik tersebut dilaksanakan untuk menghimpun data, informasi, serta gambaran faktual mengenai pelaksanaan program ketahanan pangan di lingkungan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan. Hasilnya diharapkan menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan pedoman agar program ketahanan pangan di Lapas dan Rutan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan itu, Lapas Kelas I Medan turut menunjukkan upaya pengembangan program ketahanan pangan yang terintegrasi dengan pembinaan kemandirian warga binaan. Melalui kegiatan kerja dan pemberdayaan ekonomi, warga binaan didorong mengembangkan keterampilan produktif yang bermanfaat sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.
Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, menyambut baik kegiatan tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap penyusunan pedoman yang dapat memperkuat pelaksanaan program ketahanan pangan di lingkungan Pemasyarakatan.
Menurutnya, sinergi dan evaluasi berkelanjutan diperlukan untuk memastikan program berjalan optimal, terarah, dan memberikan manfaat nyata, khususnya dalam mendukung pembinaan kemandirian warga binaan.
Melalui kegiatan uji petik ini, penyusunan pedoman ketahanan pangan diharapkan dapat semakin sesuai dengan kondisi pelaksanaan di lapangan sekaligus memperkuat kontribusi Lapas dan Rutan dalam mendukung program ketahanan pangan.
