Opsiberita.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang Medan Iskandar Muda menegaskan bahwa dugaan perilaku personal yang melibatkan oknum pekerja dan beredar di media sosial tidak berkaitan dengan aktivitas pekerjaan maupun operasional perusahaan.
Pihak BRI menyatakan bahwa informasi tersebut merupakan ranah pribadi individu dan tidak mencerminkan budaya kerja serta nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh perusahaan.
Pemimpin Cabang BRI Medan Iskandar Muda, Zulherman Isfia, menegaskan bahwa seluruh pekerja wajib mematuhi standar etika, disiplin, dan profesionalisme yang telah ditetapkan.
“BRI tidak mentolerir segala bentuk pelanggaran terhadap kode etik dan ketentuan internal. Perilaku yang bersifat personal dan menyimpang tidak dapat dikaitkan dengan institusi maupun budaya kerja BRI yang menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme,” ujarnya.
Sebagai respons atas isu yang beredar, BRI telah melakukan penelusuran internal secara menyeluruh guna memastikan fakta yang sebenarnya terjadi.
Lebih lanjut, perusahaan memastikan akan mengambil tindakan tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap aturan yang berlaku.
“Setiap pelanggaran akan ditindak sesuai ketentuan perusahaan tanpa toleransi (zero tolerance), sebagai bagian dari komitmen kami dalam menjaga kepercayaan publik,” tambah Zulherman.
BRI juga menegaskan komitmennya dalam menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), pengelolaan risiko yang kuat, serta budaya kerja berbasis integritas di seluruh lini operasional.(ob/adm)
