Kajari Medan Silaturahmi dengan Forwakum Sumut, Tegaskan Tidak Antikritik



Opsiberita.com – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan, Ridwan Sujana Angsar, menegaskan bahwa institusi yang dipimpinnya tidak alergi terhadap kritik serta terbuka terhadap peran media dalam mengawal penegakan hukum.

Hal itu disampaikan Ridwan saat bersilaturahmi dengan Forum Wartawan Hukum (Forwakum) Sumatera Utara, Selasa (20/4), menanggapi sejumlah isu yang berkembang terkait hubungan Kejari Medan dengan insan pers.

“Karier kami hingga seperti sekarang ini tidak terlepas dari dukungan rekan-rekan media,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Ridwan didampingi Kepala Seksi Intelijen Valentino Harry Parluhutan Manurung dan Kepala Seksi Pidana Umum Zulkarnain Harahap serta para Kasubsi Pidum dan Intelijen Kejari Medan.

Ia menjelaskan bahwa selama kurang lebih dua bulan menjabat sebagai Kajari Medan, pihaknya masih fokus melakukan pembenahan internal guna memahami kondisi organisasi secara menyeluruh sebelum mengambil kebijakan strategis.

Terkait komunikasi dengan media, Ridwan mempersilakan wartawan untuk melakukan konfirmasi melalui Kasi Intel yang bertindak sebagai juru bicara resmi Kejari Medan.

Menanggapi usulan penyediaan sekretariat bagi wartawan di lingkungan Kejari, ia mengatakan hal tersebut belum dapat direalisasikan karena keterbatasan fasilitas dan anggaran.

“Bukan karena kami tidak ingin mengakomodir, tetapi memang ada keterbatasan yang harus dipahami bersama,” katanya.

Di sisi lain, Ridwan juga menyinggung penanganan sejumlah perkara, khususnya dugaan tindak pidana korupsi yang tengah menjadi perhatian publik.

Ia memastikan bahwa sejumlah perkara masih dalam proses dan akan disampaikan kepada media setelah memasuki tahap yang dapat dipublikasikan.

“Masih berproses dan belum bisa kami publikasikan sekarang. Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan kami ekspos,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Forum Wartawan Hukum (Forwakum) Sumatera Utara, Ansah Tarigan, mengapresiasi keterbukaan Kejari Medan dalam membangun komunikasi dengan insan pers.

Menurut dia, silaturahmi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara wartawan hukum dan aparat penegak hukum dalam mendukung transparansi serta akuntabilitas penanganan perkara.

“Hubungan yang baik antara media dan aparat penegak hukum sangat penting agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Forwakum Sumut siap mendukung kinerja Kejari Medan melalui pemberitaan yang profesional serta tetap berpegang pada kode etik jurnalistik.

Dalam kesempatan tersebut, Kajari Medan juga menyerahkan cinderamata berupa plakat kepada Forwakum Sumut sebagai simbol sinergi dan hubungan baik antara institusi penegak hukum dengan insan pers.

"Silaturahmi ini diharapkan dapat terus mempererat hubungan  antara Kejari Medan dan insan pers, khususnya Forwakum, dalam mewujudkan penegakan hukum yang transparan dan berintegritas di Kota Medan," ujar Ansah.(ob/adm)

Lebih baru Lebih lama

Iklan

Formulir Kontak